spesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding adalah

SpesialisInformasi. 3. SPESIALIS INFORMASI. Spesialisasi informasi (information specialist) untuk mengambarkan pegawai perusahaan yang sepenuh waktu bertanggung jawab mengembangkan dan memelihara system berbasis komputer. a. Analis Sistem (system analist) Analis sistem bekerja sama dengan pemakai mengembangkan sistem baru dan memperbaiki PengertianCoding. Coding adalah salah satu kegiatan pengolahan data rekam medis untuk memberikan kode dengan huruf atau dengan angka atau kombinasi huruf dan angka yang mewakili komponen data. Kegiatan dan tindakan serta diagnosis yang ada dalam rekam medis harus di beri kode dan selanjutnya di indeks agar memudahkan pelayanan pada penyajian Spesialisinformasi yang bertugas untuk membuat coding adalah: a. Programmer c. Sistem analis b. Operator d. Data a. auditor c. supervisor b. akuntan d. manager e. spesialis informasi. Pertemuan 3. Tingkatan Manajer yang berada pada tingkatan pengendalian manajemen adalah : telepon ataupun surat adalah cara yang digunakan dalam : b Sistem Informasi c. Karakteristik Sistem d. CBIS e. Database sistem Spesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding adalah a. Programmer b. Sistem analis c. Operator d. Data entry e. User Berikut ini adalah komponen sistem informasi yang paling tepat yaitu a. Hardware, software, database b. Prosedur, komponen, lingkungan luar c Jikasitus yang akan dibuat mempunya fasilitas interaksi antara pengunjung dan situs misalnya menyangkut dengan transaksi, input output data dan database maka seorang Web Programmer yang akan mengerjakannya dengan membuat aplikasi-aplikasi yang berkerja diatas situs (web). Baca Juga: Pengertian Web Designer dan Syarat Untuk Menjadi Web Designer Blackberry App World Rencontre Des Problèmes De Connexion. Salah satu profesi yang kini banyak dicari adalah seorang programmer. Dengan semakin pesatnya perkembangan dunia IT maka tidak aneh jika programmer menjadi salah satu profesi dengan lapangan kerja yang cukup luas. Seorang programmer ini diharapkan bisa menjadi solusi dari beberapa masalah. Memang salah satu fungsi dari profesi ini adalah menciptakan pemecahan masalah dengan basis teknologi. Seorang programmer ini dituntut untuk bisa membuat sebuah sistem yang nantinya akan memudahkan kerja dari pengguna. Apa Itu ProgrammerTugas dan Tanggung Jawab Programer1. Menentukan Kebutuhan Program2. Menentukan Desain3. Coding4. Cek Kesalahan5. PengujianSkill Programer1. Algoritma2. Bahasa Pemograman3. Bahasa Inggris4. Membaca Dokumentasi5. Membaca Source Code6. Debugging7. KomunikasiCara Menjadi Programmer1. Pahami Konsep Programming2. Cari Bidang yang Anda Minati3. Pilihlah Satu Bahasa Pemograman4. Mulailah Belajar5. Cobalah Membuat Program yang Sederhana6. Selalu Update dengan Informasi7. Bergabung Di Project Open Source8. Ikut Sertifikasi ProgrammerGaji Programmer Apa Itu Programmer Salah satu profesi yang kini banyak dicari sekaligus banyak diminati adalah programmer. Seiring dengan semakin berkembangnya dunia IT, menjadi seorang programmer kini menjadi sesuatu yang diinginkan banyak orang. Secara mudah, seorang programmer adalah mereka yang membuat perangkat lunak untuk komputer. Seorang programmer adalah mereka yang akan membuat serangkaian kode untuk menciptakan perintah pada komputer. Profesi ini bertanggung jawab untuk menuliskan kode – kode yang nantinya menjadi sesuatu, baik program aplikasi atau pun perangkat lunak yang akan dijalankan pada perangkat lain. Kode yang ditulis oleh seorang programmer merupakan bahasa pemograman yang akan dipahami oleh komputer. Kode – kode inilah yang nantinya akan membuat perangkat bekerja. Proses penulisan kode – kode ini biasa disebut coding. Sementara kode – kode yang ditulis oleh seorang programmer lazim disebut syntax. Ada banyak bahasa pemograman pada komputer. Seperti misal bahasa C, PHP, Java, JavaScript, dan masih banyak lagi. Bahasa – bahasa ini juga memiliki berbagai fungsi dan keunggulan masing – masing. Semakin banyak bahasa pemograman yang dikuasai maka akan semakin menguntungkan bagi seorang programmer. Secara luas, menjadi seorang programmer maka akan bertanggung jawab dari awal sampai akhir tentang sebuah karya yang mereka buat. Programmer adalah orang yang akan bertanggung jawab dari mulai perancangan, coding, ujicoba, troubleshoot, dan juga pemeliharaan. Meskipun kini, tugas – tugas tersebut biasa dikerjakan oleh banyak orang dalam satu tim. Sebagai contoh, kita mulai sering melihat lowongan kerja di bagian front end developer dan backend developer. Pada dasarnya kedua pekerjaan ini memang ditunjukan untuk programmer, namun dengan job desk yang berbeda. Tentu saja kemampuan dasar dan tanggung jawab nya pun berbeda. Seorang front end developer misalnya, mereka hanya akan bertanggung jawab untuk menciptakan tampilan yang akan dilihat oleh user. Biasanya mereka yang berada di bagian front end ini menguasai HTML, CSS, atau pun Java. Jika anda sedang mengunjungi sebuah website atau sedang menggunakan sebuah aplikasi dan merasa nyaman dengan segala tampilan yang ada pada website atau aplikasi tersebut, maka itu adalah salah satu dari hasil kerja seorang front end web developer. Sementara seorang back end adalah orang yang benar – benar bekerja di balik layar dari sebuah website ataupun aplikasi. Mereka ini adalah orang yang akan membuat pondasi dari sebuah web. Ada banyak bahasa pemograman yang biasanya dikuasai oleh seorang back end. Beberapa diantaranya adalah PHP dan Python. Namun ada juga programmer yang biasa disebut dengan full stack developer. Lalu apa itu programmer full stack?. Seorang full stack adalah seorang programmer yang menguasai baik bagian front end maupun back end. Meskipun demikian, seorang full stack pun biasanya hanya fokus pada satu bidang saja. Tugas dan Tanggung Jawab Programer Dengan semakin dibutuhkan nya seorang programmer, hal ini membuat tugas dan tanggung jawab programer pun makin kompleks. Beberapa hal yang akan menjadi tugas dari programer diantaranya adalah 1. Menentukan Kebutuhan Program Seorang programmer yang nantinya akan membuat sebuah program biasanya terlebih dahulu haruslah bisa mengidentifikasi masalah. Kemampuan mengidentifikasi masalah ini nantinya akan menjadi dasar dari seorang programmer untuk membuat program yang cocok dengan kebutuhan. Seorang programmer harus bisa menganalisa seberapa penting dan efisien program yang ia buat untuk kepentingan tempat nya bekerja. Seorang programmer juga harus bisa menganalisa kemungkinan – kemungkinan lain yang terkait dengan program yang mereka buat. Pada bagian ini seorang programmer juga akan menentukan pondasi dari program yang akan mereka buat. Mereka harus sudah punya bayangan tentang gambaran umum dari program yang akan mereka buat. Beberapa hal yang akan dihasilkan dari proses analisa ini seperti tampilan untuk user, kemudahan penggunaan, dan lain sebagainya. 2. Menentukan Desain Jika Anda sering mendengar tentang UI/UX maka itu adalah sebagian dari tugas programmer di sini. Seorang programmer harus bisa membuat program yang mudah digunakan oleh user. Selain masalah mudah digunakan, programmer juga harus bisa membuat program yang nyaman dalam hal tampilan untuk para user. Masalah user interface adalah salah satu masalah yang menjadi tugas dan tanggung jawab programmer di sini. Setidaknya penggunaan program komputer haruslah menjadi sebuah solusi yang memudahkan bagi penggunanya, bukan menjadi hal rumit yang sulit dimengerti oleh pengguna. Hal ini juga akan berhubungan dengan user experience. Semakin mudah dan nyaman sebuah program digunakan maka kemungkinan user akan menggunakannya terus menerus menjadi lebih tinggi. Rancangan – rancangan untuk membuat program yang nyaman tadi biasanya diawali dengan membuat flowchart. Ini juga salah satu hal yang harus dimengerti oleh seorang programmer. Dengan membuat dan mengerti flowchart seorang programer sudah bisa membayangkan bagaimana UI/UX yang akan mereka buat. Dengan adanya flowchart juga seorang programmer sudah bisa menentukan alur kerja mereka untuk membuat program tersebut akan seperti apa. 3. Coding Mungkin ini adalah hal yang paling identik dengan seorang programmer. Seorang programmer memang akan terbiasa dengan pekerjaan satu ini. Seperti sudah dibahas di awal, coding merupakan suatu kegiatan menuliskan serangkaian kode ke dalam komputer yang nantinya kode – kode tersebut akan menjadi perintah untuk sebuah program. Proses coding ini bisa dibilang adalah inti dari semua tugas dan tanggung jawab seorang programer. Pada proses coding ini, proses analisa dan desain akan dituangkan ke dalam program. Semua hasil analisa akan dieksekusi ke dalam program dan juga semua hasil desain akan dibuat untuk program Pada proses coding ini juga nantinya gambaran nyata dari sebuah program yang akan dibuat oleh seorang programmer sudah mulai terlihat. Proses coding ini biasanya akan menjadi lebih mudah jika proses analisa dan desain dilakukan dengan baik. Pada proses ini, seorang programmer harus sudah tahu kode apa yang akan ia masukan pada program yang akan dia buat. 4. Cek Kesalahan Setelah proses coding selesai, seharusnya program sudah siap untuk uji coba. Namun sebelum ke proses itu ada satu hal yang biasanya dilakukan seorang programmer sebagai tugas dan tanggung jawab programmer lainnya. Hal itu biasa disebut dengan proses debugging. Secara mudah debugging bisa diartikan sebagai proses mencari bug atau gannguan pada program yang telah dibuat. Pada proses ini seorang programmer akan melakukan pengecekan bila ada kemungkinan masalah pada bahasa pemograman yang digunakan. Jika pada proses nya ditemukan sebuah masalah, maka seorang programmer harus bisa mencari sumber masalahnya dan juga menemukan solusi untuk memperbaiki masalah yang ditemukan tersebut. Ada banyak kemungkinan masalah yang ditemukan pada tahap ini. Salah penulisan kode ataupun syntax yang tidak bisa dipahami, merupakan contoh dari kemungkinan masalah yang bisa ditemukan pada tahap ini. Jika masalah – masalah ini ditemukan pada tahap ini programmer akan bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan. Di sini juga programmer akan bisa menganalisa tentang kinerja dari program yang telah mereka buat. Salah satu hal yang membuat tanggung jawab ini penting adalah untuk menghindari error yang lebih fatal nantinya. Dengan semakin dini kemungkinan kesalahan itu diketahui maka akan semakin cepat juga penangananya. 5. Pengujian Setelah semua tahap terlewati dengan baik maka tugas dan tanggung jawab seorang programmer yang lainnya adalah melakukan pengujian untuk program yang sudah mereka buat. Proses ini akan sangat penting karena seorang programmer akan melihat apakah program yang mereka buat berguna atau tidak. Seorang programmer juga akan mengetahui bagaimana respon dari pengguna. Dalam tahap uji coba ini juga akan menentukan apakah program ini sudah bisa digunakan atau masih memerlukan beberapa perubahan. Pada proses ini selain program yang bisa dijalankan, juga akan dinilai apakah program tersebut mudah digunakan atau tidak. Segala respon pengguna akan dinilai pada tahap ini. Tugas seorang programmer adalah memastikan program yang mereka buat sesuai dengan kepuasan para penggunanya. Ada banyak masalah yang biasanya baru muncul pada tahap ini. Seperti misalnya ternyata program memakan terlalu banyak memory, program yang dibuat membuat baterai pada perangkat pengguan cepat habis, sampai masalah tampilan yang rumit biasanya baru akan ditemukan di sini. Itulah mengapa tahap ini juga penting bagi tugas seorang programmer. Dengan mengetahui masalah – masalah tersebut pada proses ini maka seorang programmer bisa membuat program yang mereka buat menjadi lebih baik sebelum akhirnya digunakan. Skill Programer Untuk menjadi seorang programer sebenarnya ada beberapa skill yang wajib dikuasai. Skill – skill ini akan sangat berguna nantinya untuk menunjang pekerjaan mereka sendiri. Beberapa skill yang wajib dimiliki oleh seorang programmer diantaranya adalah 1. Algoritma Skill ini juga merupakan salah satu skill yang harus dimiliki oleh programmer. Seorang programmer dengan kemampuan analisa yang baik akan mampu mengidentifikasi masalah yang bisa muncul pada sebuah program. Kemampuan analisa ini juga bermanfaat jika kita mencoba menganalisa kelemahan dari sebuah sistem. Kemampuan analisa ini juga biasanya dibarengi dengan kemampuan pemecahan masalah. Seorang programmer sejatinya dibutuhkan karena adanya masalah yang harus dipecahkan. Seorang programmer harus mampu mengidentifikasi masalah lalu menemukan cara paling efektif dan efisien dan untuk menyeselaikan masalah tersebut. 2. Bahasa Pemograman Mungkin ini adalah skill yang sangat wajib untuk dimiliki. Seorang programmer wajib memiliki pengetahuan tentang bahasa pemograman. Ada banyak bahasa pemograman yang kini digunakan dalam dunia programming. Masing – masing bahasa itu tentu memiliki fungsi masing – masing dan penggunaannya juga berbeda – beda. Beberapa bahasa pemograman yang kini banyak digunakan diantaranya adalah Java, Bahasa C, PHP, JavaScript, dan lainnya. Pada penggunaannya bahasa – bahasa inilah yang nantinya akan digunakan oleh para programmer untuk membangun program yang dibutuhkan. Bahasa pemograman ini yang merupakan pondasi dari seorang programmer. Semakin banyak bahasa pemograman yang bisa dikuasai oleh seorang programmer maka semakin banyak juga hal yang bisa dibuat. Bagi seorang programmer maka ini akan menjadi sebuah portofolio programmer yang baik. 3. Bahasa Inggris Mungkin agak aneh, namun seorang programmer akan lebih baik jika memiliki background programmer yang menguasai bahasa Inggris. Salah satu alasan kenapa skill bahasa Inggris menjadi penting adalah karena hampir semua dokumentasi dan juga penjelasan untuk bahasa – bahasa pemograman menggunakan bahasa Inggris. Jika pada saat membuat program Anda memiliki masalah, maka semua pesan error yang muncul akan menggunakan bahasa Inggris. Semua dokumentasi dan referensi yang nantinya akan banyak membantu kalian juga biasanya ditulis dalam bahasa Inggris. Setidaknya untuk skill bahasa Inggris ini seorang programmer minimal memiliki kemampuan bahasa Inggris yang pasif. Setidaknya skill ini bisa digunakan jika Anda sedang mencari informasi tentang programming dari forum yang berskala global. 4. Membaca Dokumentasi Dalam hal ini, dokumentasi yang dimaksud merupakan manual dan cara – cara untuk menggunakan suatu teknologi tertentu. Ada banyak orang yang biasanya membagikan dokumentasi atas apa yang telah mereka buat. Entah itu codingan sebuah program ataupun hal lainnya. Dengan memiliki kemampuan membaca dokumentasi ini kita setidaknya bisa melihat bagaimana cara program lain dibuat. Hal lain yang juga menjadi manfaat adalah jika kita memiliki masalah lalu ada orang yang lain pernah mengalaminya juga dan sukses mengatasi nya maka kita bisa melihat cara bagaimana dia mengatasi masalah tersebut. Inilah beberapa manfaat jika kita memiliki kemampuan untuk membaca dokumentasi. Lalu seberapa sulitkah skill membaca dokumentasi ini?. Sebenarnya kesulitan untuk menguasai skill ini relatif untuk sebagian orang. Namun hal yang mungkin menjadi kesulitan di sini disebabkan beberapa hal seperti Semua dokumentasi ini akan ditulis dalam bahasa teknis yang mungkin akan sangat menyulitkan dan dokumentasi ini memiliki gambar, biasanya gambar berupa tangkapan layar dengan syntax yang tidak begitu lengkap. Masalah kedua ini yang membuat banyak orang kesulitan membaca dokumentasi. Hal ini karena merasa dokumentasi tersebut tidak lengkap. Ini juga bisa menjadi salah satu manfaat dari skill membaca dokumentasi yang kalian kuasai. Beberapa contoh kumpulan dokumentasi yang bisa kalian pelajari bisa dicari devdocs ataupun google developers. Jika kalian mencari dokumentasi linux untuk programer bisa juga dicari di the linux documentation project. 5. Membaca Source Code Mungkin ini menjadi skill yang juga harus dimiliki oleh seorang programmer. Bagi seorang programmer skill membaca source code ini juga tidak kalah penting nya dengan skill menulis source code. Hal ini akan sangat bermanfaat terutama jika kita akan membaca source code yang dibuat oleh orang lain. Membaca source code maka harus juga memahami logika dari yang membuat. Inilah inti dari skill membaca source code. Dalam pembuatan program nantinya, biasanya kita akan bekerja dengan orang lain. Inilah mengapa kita juga harus bisa membaca source code terutama source code yang ditulis orang lain. Kemampuan membaca source code ini juga harus ditunjang dengan pengetahuan berbagai bahasa pemograman. Ada beberapa cara untuk bisa memahami source code yang ditulis orang lain. Salah satunya adalah dengan membaca source secara urut dari atas ke bawah dan baca yang mudah dipahami terlebih dahulu. 6. Debugging Secara mudah pekerjaan programmer yang satu ini adalah mencari bug dalam sebuah source code. Skill ini wajib dimiliki oleh seorang programmer karena akan berhubungan langsung dengan proses pembuatan program yang akan mereka buat. Beberapa manfaat yang akan didapat dengan memiliki skill debugging seperti bisa memahami masalah yang muncul pada program, memahami maksud jika ada pesan error yang muncul, mencari letak error pada source code, menganalisa penyebab dan mencari solusi dari error yang muncul. Proses mencari bug ini biasanya akan memakan waktu yang lama. Bahkan mungkin lebih lama dari waktu untuk menuliskan source code nya itu sendiri. Inilah mengapa kesabaran menjadi salah satu soft skill yang dibutuhkan untuk skill ini. Mencari bug sendiri akan membuat Anda memiliki banyak pengalaman dalam memecahkan masalah. Skill programmer yang memiliki kemampuan mencari bug ini juga akan berfungsi untuk menjaga program yang dibuat dari kemungkinan serangan di kemudian hari. Programmer yang mengerti cara mencari bug juga bisa menjaga sistem supaya program bisa bekerja sesuai dengan alur yang sudah dibuat. 7. Komunikasi Seperti sudah sering dibahas jika pekerjaan programming ini biasanya dikerjakan dalam tim. Skill komunikasi ini akan sangat bermanfaat karena bekerja dalam tim tentu saja membutuhkan banyak komunikasi yang baik. Selain itu kemampuan komunikasi ini juga akan sangat bermanfaat jika Anda mengalami stuck dalam berbagai macam proses kerja nya. Anda bisa bertanya ke berbagai orang tentang masalah yang Anda temukan dan sulit Anda cari solusi nya. Meskipun cara mencari solusi ini bisa ditemukan dengan mencari di google, namun ketika Anda harus mencari di forum maka kemampuan berkomunikasi ini juga akan sangat berguna. Kemampuan berkomunikasi ini juga termasuk cara bertanya yang baik. Ketika Anda bertanya dalam sebuah forum pastikan Anda juga menyertakan informasi yang detail dan lengkap. Cara Menjadi Programmer Sekarang ini dengan banyak orang yang membutuhkan seorang programmer membuat cara menjadi programmer pun relatif mudah. Baik secara formal maupun tidak. Background programmer pun kini menjadi sangat beragam. Secara formal, untuk menjadi programmer kita bisa masuk ke sekolah yang memiliki jurusan ini. Saat ini bahkan di tingkat menengah sudah banyak sekolah menengah kejuruan yang memiliki jurusan yang mana lulusan nya disiapkan menjadi programmer handal. Selain di sekolah, kini juga banyak tempat – tempat yang bisa memberikan pelatihan bagi kita untuk menjadi seorang programmer. Tempat – tempat ini juga biasanya menyediakan berbagai macam sertifikasi programmer bagi mereka yang membutuhkan. Selain hal – hal diatas ada beberapa tips yang bisa digunakan sebagai cara menjadi programmer. 1. Pahami Konsep Programming Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengerti dan paham konsep dari programming itu sendiri. Semakin banyak informasi yang Anda miliki tentang dunia pemograman ini maka akan semakin mudah nantinya untuk mempelajari. Memiliki pemahaman tentang konsep dasar pemograman juga akan membantu dalam mempelajari bahasa pemograman nantinya. 2. Cari Bidang yang Anda Minati Semakin banyak kebutuhan di dunia programming maka semakin banyak juga bidangnya. Meskipun programmer yang baik harus bisa mengerjakan dari A – Z namun itu bukanlah kewajiban. Saat ini ada banyak bidang pada dunia programming yang bisa anda pilih. Beberapa bidang itu diantaranya adalah Web development Seorang web development merupakan orang yang akan membuat, merancang dan memelihara dari sebuah web. Anda juga bisa menjadi seorang wordpress developer dengan mengikuti minat yang satu ini. Software development Hampir sama dengan web development, seorang software development merupakan orang yang akan bertanggung jawab dari sebuah perangkat lunak. Database administrator Database admin merupakan orang yang akan bertanggung jawab atas berbagai data dalam sebuah sistem. Mereka adalah orang yang akan mengelola berbagai data tersebut untuk berbagai keperluan. App development Seorang app development adalah orang yang akan bertanggung jawab dari mulai merancang, membuat, memelihara, dan mengembangkan sebuah aplikasi. Sebagai permulaan, Anda bisa mencoba memilih salah satu bidang tersebut lalu pelajari dengan baik. Semakin banyak bidang yang nantinya Anda kuasai maka akan semakin baik. 3. Pilihlah Satu Bahasa Pemograman Ada banyak bahasa program yang digunakan saat ini. Sebagai awal Anda bisa memilih satu bahasa pemograman. Masing – masing bahasa pemograman ini memang memiliki penggunaan nya sendiri. Menguasai satu bahasa pemograman di awal akan menjadi modal yang sangat penting untuk kita menguasai bahasa pemograman lainnya. Setiap bahasa pemrograman memiliki karakteristiknya masing-masing. Maka dari itu, Anda harus memiliki tujuan sebelum memilih bahasa pemrograman. 4. Mulailah Belajar Jika sudah menentukan akan mulai darimana maka mulai lah belajar. Tidak perlu menunggu waktu lama. Ada banyak media yang bisa kita gunakan untuk memulai menjadi programmer ini. Saat ini informasi di internet tentang pemograman sudah sangat banyak. Sudah banyak forum juga yang menyediakan berbagai informasi tentang pemograman. Kita bisa mulai belajar dari sini. Belajarlah perlahan dan pahami konsepnya. 5. Cobalah Membuat Program yang Sederhana Dengan ilmu yang ada, cobalah untuk mengaplikasikannya. Cobalah dari membuat program – program yang sederhana. Hal ini akan membantu Anda untuk mengerti konsep nya dan membuat Anda bisa memahami alur dari setiap code yang Anda buat. Hal ini juga akan membantu Anda melatih terus kemampuan yang Anda punya. Semakin banyak program yang pernah kita buat maka ini juga akan menambah banyak portofolio programmer kita. Mencoba membuat program di sini juga akan sangat membantu kemampuan Anda terutama jika terjadi masalah. Anda bisa mencoba untuk menyelesaikan masalah yang muncul tersebut. Dengan mencoba membuat program juga Anda akan mencoba terbiasa dengan cara kerja seorang programmer. 6. Selalu Update dengan Informasi Hal ini menjadi penting karena perkembangan informasi saat ini sangatlah cepat. Jangan sampai kita hanya mempelajari sesuatu yang bahkan sudah tidak digunakan lagi saat ini. Kini internet sudah sangat menyediakan berbagai update informasi tentang hal ini. Selain dari internet, Anda juga bisa bergabung dengan banyak komunitas tentang pemograman. Dengan bergabung dengan komunitas ini Anda akan banyak mendapat informasi terbaru dari dunia programming ini. Anda juga bisa mendapat banyak masukan tentang programming. 7. Bergabung Di Project Open Source Project open source merupakan sebuah project yang akan memberikan kode kepada para programmer secara bebas. Project ini biasanya bertipe pengembangan. Pada project seperti ini siapa saja boleh ikut. Project dilakuakan secara terbuka dimana setiap orang bisa berkontribusi. Manfaat dari mengikuti project open source ini adalah anda bisa berlatih bekerja dalam sebuah tim. Selain itu anda juga bisa melihat bagaimana cara orang lain menulis kode. Manfaat lainnya juga anda bisa berdiskusi tentang coding. Hal ini akan membantu meningkatkan kemampuan programming anda. 8. Ikut Sertifikasi Programmer Dengan mengikuti sertifikasi programmer, selain mendapatkan ilmu tambahan kita juga akan mendapatkan pengakuan bahwa kita mampu mengerjakan sebuah project. Nantinya sertifikasi – sertifikasi ini akan sangat membantu anda dalam mencari kerja. Dengan sertifikasi, Anda akan dianggap memiliki nilai tambah dibandingkan jika tidak memiliki sertifikasi. Maka dari itu, perusahaan akan cenderung tertarik kepada Anda. Gaji Programmer Tidak perlu khawatir untuk urusan gaji. Seorang programmer, terutama mereka yang memiliki sertifikat programmer maka kisaran pendapatan pun cukup menjanjikan. Selain masalah gaji, pekerjaan programmer pun lintas bidang. Kini hampir semua sektor membutuhkan keahlian dari seorang programmer ini. Bahkan, Anda juga bisa bekerja sendiri dari rumah. Anda bisa menjadi seorang freelancer yang menawarkan jasa pembuatan website, jasa pembuatan program, jasa pembuatan blog, atau pun pekerjaan lain yang berhubungan dengan programming ini. Untuk masalah gaji, rata – rata seorang programmer akan mendapatkan kisaran gaji pertama sebesar 5 juta. Biasanya ini didapatkan oleh para programmer pemula. Jika sudah berpengalaman maka gaji pun bisa menyentuh angka puluhan juta. Tentu saja besaran gaji dari seorang programmer juga akan ditentukan dari kompetensi yang mereka miliki. Sema Semakin banyak skill yang dimiliki seorang programmer maka kemungkinan mereka mendapatkan gaji yang cukup tinggi pun cukup besar. Itulah beberapa hal tentang programmer yang semoga bisa menambah wawasan Anda. Tidak ada kata terlambat untuk mencoba menjadi seorang programmer. Dengan perkembangan informasi yang sepesat sekarang ini, maka Anda bisa memulai belajar menjadi seorang programmer di mana saja. Pengertian Programmer – Popularitas penggunaan gadget atau gawai dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan, hampir rata-rata penduduk dunia terutama Indonesia memiliki gawai. Pada umumnya, gawai yang sering banyak digunakan oleh banyak orang adalah handphone atau lebih dikenal dengan sebutan smartphone atau ponsel pintar. Hanya dari satu gawai saja hampir semua aktivitas bisa kita selesaikan dengan baik dan pastinya menyenangkan. Adapun aktivitas yang dapat dilakukan dengan gawai atau smartphone, seperti berbelanja untuk memenuhi kebutuhan atau sekadar hobi, berkomunikasi, baik itu formal atau informal, belajar, bermain gim, dan masih banyak lagi. Semua hal itu dapat dilakukan karena adanya bantuan dari aplikasi yang sudah ada di dalam smartphone. Dengan kata lain, tanpa adanya aplikasi tersebut, maka kita akan sulit untuk melakukan aktivitas melalui smartphone. Bukan hanya dari smartphone saja, tetapi gawai yang sering digunakan juga terutama untuk bekerja, seperti laptop, komputer, atau tablet. Hampir sama dengan smartphone, ketiga gawai tersebut akan memudahkan seseorang dalam menyelesaikan pekerjaannya karena adanya perangkat lunak di dalam laptop, komputer, dan tablet. Aplikasi yang sangat mudah kita gunakan saat ini dapat berjalan dengan baik bukan hanya bantuan dari teknologi saja, tetapi ada seseorang atau tim yang membuat dan mengembangkan aplikasi tersebut. Dengan orang-orang yang ada di belakang aplikasi tersebut, kita sebagai pengguna aplikasi merasa terbantu, sehingga lebih mudah dalam menyelesaikan suatu aktivitas. Lalu, apakah Grameds tahu disebut apakah seseorang yang ada di belakang sebuah aplikasi? Jawabannya adalah programmer atau lebih dikenal dengan seseorang yang memiliki tugas untuk membuat dan mengembangkan aplikasi atau perangkat lunak. Artikel ini akan membahas lebih dalam lagi tentang programmer, jadi simak ulasannya sampai habis, Grameds. Pengertian ProgrammerGaji ProgrammerJenis-Jenis ProgrammerWeb DeveloperMobile App DeveloperSoftware EngineerDatabase DeveloperTester ProgrammerCara Menjadi Programmer1. Menentukan Bahasa Pemrograman yang Diminati2. Menentukan Jenis Programmer yang Akan Dijadikan Karir3. Membuat Website Portofolio4. Memahami Berbagai Macam Framework5. Membuat Project Programmer Sendiri6. Bergabung dan Berperan dalam Project Open SourcePekerjaan Programmer1. Merancang Sistem Operasi, Perangkat Lunak, atau Aplikasi2. Melakukan Debugging3. Melakukan Analisis Kebutuhan Program4. Mengetes dan Menguji Program5. Membuat Kode PemrogramanRekomendasi Buku & Artikel TerkaitBuku TerkaitMateri Terkait Pakaian Adat pixabay Tak kenal, maka tak sayang, maka untuk bisa memahami apa itu programmer, kita perlu mengetahui pengertian programmer terlebih dahulu. Programmer adalah seseorang yang bertanggung jawab dan bertugas untuk membuat dan mengembangkan suatu sistem, aplikasi, atau perangkat lunak dengan menggunakan bahasa pemrograman. Adapun proses kerja bagi seorang programmer, terdiri dari membuat rancangan sistem, aplikasi atau perangkat lunak, kemudian menulis kode dengan Bahasa pemrograman, dan melakukan pengujian terhadap program yang sudah jadi hingga sudah siap untuk dipergunakan. Jadi, dapat dikatakan bahwa proses kerja programmer ini sangatlah lama, sehingga biasanya setiap tugasnya dibagi menjadi beberapa tim. Dengan adanya tim, maka suatu program akan mudah untuk diselesaikan dengan optimal. Seorang programmer atau tim bisa membuat berbagai macam sistem yang menggunakan bahasa pemrograman. Adapun sistem pemrograman yang dibuat oleh programmer, seperti aplikasi mobile, website, software atau perangkat lunak. Aplikasi mobile yang dibuat oleh programmer, seperti shopee, tokopedia, Gramedia digital, dan sebagainya. Kemudian website, seperti niagahoster, dan lain-lain. Namun, untuk menjadi seorang programmer bisa dibilang tidak mudah karena harus memahami bahasa pemrograman, bahasa pemrograman yang sering digunakan oleh para programmer, seperti Python, Kotlin, PHP, Java, dan sebagainya. Salah satu bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk mengembangkan aplikasi adalah Kotlin. Selain harus pandai dalam memahami bahasa pemrograman, seorang programmer juga harus pandai dalam menggunakan bahasa pemrograman hingga menjadi suatu aplikasi atau perangkat lunak yang dapat berjalan dengan baik. Saat ini, sudah ada banyak kursus untuk mendalami bahasa pemrograman, sehingga ilmu untuk menjadi programmer bertambah. Bukan hanya kursus saja, tetapi kamu bisa juga belajar tutorial menjadi programmer di youtube. Sebutan bagi programmer ini sangatlah beragam, bagi beberapa perusahaan, biasanya akan menyebut programmer dengan istilah Software Developer. Selain itu, ada juga yang menyebutnya dengan nama Software Engineer. Meskipun sebutan bagi programmer suka berbeda, tetapi untuk tugas atau pekerjaan programmer hampir memiliki kesamaan. Salah satu bahasa pemrograman yang digunakan oleh programmer adalah Java. Pada dasarnya, semua orang bisa menjadi programmer, salah satunya dengan belajar tentang bahasa pemrograman Java. Buku Semua Bisa Menjadi Programmer JavaScript & ingin mengajak pembaca untuk bisa menggunakan bahasa pemrograman Java dan Jadi, tunggu apalagi segera dapatkan buku ini dengan klik tombol “Beli Sekarang”. Gaji Programmer Saat ini berkembangnya teknologi memang tak bisa dihindari lagi, bahkan secara langsung kita sudah diharuskan untuk menggunakan teknologi agar bisa mengerjakan berbagai macam aktivitas dan pekerjaan dengan mudah. Perkembangan teknologi turut juga mengembangkan berbagai macam sistem dan aplikasi yang sering kita gunakan, maka peluang karir menjadi programmer menjadi semakin besar. Tidak hanya itu, gaji untuk menjadi seorang programmer sangatlah besar, sehingga tak sedikit orang yang ingin menjadi programmer. Dikutip dari berbagai macam sumber, gaji programmer dibagi menjadi dua golongan, yaitu untuk level junior dan level senior. Gaji programmer level junior mulai dari 4 sampai 8 juta rupiah. Sementara itu, gaji programmer level senior mulai dari 8 sampai 20 juta atau bahkan lebih. Akan tetapi, besaran gaji bagi seorang programmer akan disesuaikan dengan UMP dan UMK di mana perusahaan daerah tersebut berada. Oleh karena itu, gaji programmer untuk daerah Jakarta biasanya tidak sama dengan daerah Yogyakarta. Namun, untuk menjadi seorang programmer senior pastinya tidak akan mudah karena membutuhkan kerja keras. Selain itu, harus memiliki skill atau kemampuan untuk membuat suatu sistem aplikasi atau perangkat lunak dan pastinya harus mempunyai pengalaman yang cukup untuk mencapai programmer senior. Jika kamu ingin sekali menjadi seorang programmer, maka perlu memahami beberapa bahasa pemrograman, salah satunya adalah bahasa pemrograman Phyton. Buku karya Jubilee Enterprise dengan judul Phyton untuk Programmer Pemula sangat pas untuk dijadikan acuan atau sumber belajar bagi kamu yang ingin menjadi programmer, langsung saja, klik tombol “Beli Sekarang” dan dapatkan bukunya. Jenis-Jenis Programmer Bicara tentang programmer ternyata terdiri dari beberapa jenis, yaitu Web Developer Seperti namanya, maka seorang programmer pada jenis ini bertugas untuk membuat situs web atau lebih dikenal dengan website. Bukan hanya membuat saja, tetapi web developer juga bertugas untuk mengembangkan situs web agar tidak terjadi kendala, membuat tampilan yang menarik, dan bisa membuat nyaman para penggunanya. Adapun situs web yang biasa dikerjakan bisa situs web pendidikan atau pembelajaran, toko online, jasa, dan sebagainya. Saat ini, pekerjaan web developer sering kita temukan pada startup. Di dalam web developer itu sendiri masih dibagi lagi menjadi tiga bagian, yaitu Frontend Developer, Backend Developer, dan Full Stack Developer. Mobile App Developer Penggunaan smartphone yang semakin banyak membuat perusahaan harus menyesuaikan situs web, hingga aplikasi sesuai dengan tampilan smartphone atau mobile. Untuk membuat sistem dan aplikasi yang ramah dengan mobile, seperti itu, maka dibutuhkan seorang programmer, yaitu Mobile App Developer. Seorang Mobile App Developer bertugas untuk membuat serta mengembangkan aplikasi atau situs web berbasis mobile atau smartphone. Suatu aplikasi yang semakin mudah digunakan melalui mobile, maka akan semakin banyak pengguna yang merasa nyaman. Saat ini, sudah ada banyak sekali aplikasi yang bisa diakses melalui mobile, seperti berbelanja, naik ojek, membeli buku, dan sebagainya. Sama dengan pembuatan sistem atau aplikasi yang dibuat oleh programmer pasti menggunakan bahasa pemrograman. Pada umumnya, seorang atau tim Mobile App Developer menggunakan bahasa pemrograman, seperti Java, C++, atau Python. Maka dari itu, untuk menjadi Mobile App Developer perlu mahir dalam memahami dan menggunakan bahasa pemrograman tersebut. Software Engineer Software Engineer ini sering juga dikenal dengan sebutan Software Developer. Jika diartikan, Software Engineer adalah seseorang yang memiliki tugas untuk merancang, membuat, dan mengembangkan atau mengelola suatu aplikasi atau perangkat lunak dalam skala kecil atau besar. Adapun software yang dibuat dan dikembangkan ini berfokus pada satu sistem operasi saja. Tidak hanya membuat dan mengembangkan sistem operasi perangkat lunak saja, tetapi Software Engineer juga bertugas untuk memelihara dan mengujinya. Contoh sistem operasi perangkat lunak atau software yang hingga sampai saat ini masih digunakan, seperti Mac OS, Windows, dan Android. Bahasa-bahasa pemrograman yang umumnya digunakan oleh Software Engineer, seperti Java, C++, Scala, atau Python. Database Developer Seperti dengan namanya, maka Database Developer ini memiliki tugas untuk mengembangkan perangkat lunak yang berfokus pada basis data komputer. Selain itu, seorang Database Developer juga bertugas untuk memperbarui setiap database yang sudah ada, kemudian memodifikasinya. Bahkan, setiap database yang telah diperbarui itu juga harus didokumentasikan menggunakan kode-kode pemrograman, sehingga setiap database bisa terus diperbaiki. Sementara itu, bahasa pemrograman yang biasa digunakan oleh Database Developer, seperti Ruby, C, dan PHP. Semua bahasa pemrograman itu bertujuan untuk membangun serta mengembangkan setiap database yang ada. Selain itu, untuk menjadi Database Developer juga dibutuhkan kemampuan menganalisis data serta memahami cara membaca data statistik. Tester Programmer Jenis programmer selanjutnya adalah Tester Programmer yang memiliki tugas untuk mengetes, mengecek, dan menguji sistem operasi dari suatu perangkat lunak yang sudah dibuat. Pada umumnya, seorang Tester Programmer lebih sering melakukan analisis terhadap aplikasi atau perangkat lunak, apakah terjadi error code, bug, atau masalah-masalah lainnya yang membuat perangkat lunak tidak berjalan dengan maksimal. Oleh sebab itu, untuk menjadi seorang Tester Programmer dibutuhkan kemampuan untuk memahami bahasa pemrograman, kode-kode pemrograman, serta tampilan yang ideal dan kecepatan ketika perangkat lunak atau aplikasi digunakan. Itulah beberapa jenis programmer yang bisa kamu pilih ketika menentukan karir. Bagi kamu yang ingin menjadi programmer, maka perlu mengetahui cara menjadi programmer yang akan dipembahasan selanjutnya. Seiring berjalannya waktu, pengguna Android akan terus bertambah, sehingga peluang untuk menjadi programmer juga akan terus bertambah. Kamu ingin menjadi programmer Android? Caranya bisa kamu simak dalam buku yang berjudul Step By Step Menjadi Programmer Android. Bahasa yang digunakan sangat mudah dipahami, sehingga sangat cocok untuk para pemula programmer Android. Dapatkan buku ini, dengan klik tombol “Beli Sekarang”. Cara Menjadi Programmer Grameds, ingin menjadi seorang programmer? Berikut ini 6 cara menjadi programmer yang perlu kamu ketahui. 1. Menentukan Bahasa Pemrograman yang Diminati Seperti yang sudah dibahas sebelumnya untuk menjadi programmer membutuhkan kemampuan untuk memahami bahasa pemrograman yang banyak macamnya. Selain itu, setiap bahasa pemrograman sudah memiliki fungsinya masing-masing. Oleh karena itu, untuk menjadi seorang programmer, maka perlu untuk menentukan bahasa pemrograman yang diminati. 2. Menentukan Jenis Programmer yang Akan Dijadikan Karir Setelah menentukan bahasa pemrograman yang diminati, maka untuk menjadi seorang programmer, kamu perlu menentukan jenis programmer. Hal ini perlu dilakukan agar bisa fokus dalam pemilihan karir nantinya. Dengan begitu, kamu akan mengetahui dengan pasti langkah-langkah apa saja yang harus diambil demi berhasil menjadi programmer senior di jenis programmer yang sudah ditentukan. 3. Membuat Website Portofolio Untuk menjadi seorang programmer dibutuhkan portofolio untuk menyakinkan HRD perusahaan saat kamu melamar kerja. Dalam hal ini, portofolio yang harus dipersiapkan adalah website portofolio. Website portofolio itu berisi tentang hal-hal apa saja yang pernah dikerjakan yang terkait dengan pemrograman. Dengan adanya, portofolio ini, kamu akan dianggap memiliki kemampuan lebih untuk menjadi programmer. 4. Memahami Berbagai Macam Framework Cara menjadi programmer selanjutnya adalah dengan memahami berbagai macam framework. Framework adalah kerangka kerja untuk membuat pemrograman yang akan digunakan. Adapun contoh-contoh framework, seperti dan angular. Sementara itu, jika kamu ingin meniti karir sebagai backend developer perlu memahami framework, seperti web app, dan rest API. 5. Membuat Project Programmer Sendiri Untuk menjadi programmer pastinya harus bisa membuat suatu project pemrograman sendiri. Dengan project yang telah dilakukan, maka bisa dijadikan sebagai ilmu tambahan serta wawasan dalam dunia pemrograman, sehingga akan menjadi lebih siap dalam membuat project pemrograman yang lebih besar. 6. Bergabung dan Berperan dalam Project Open Source Selain memiliki project pemrograman sendiri, untuk menjadi seorang programmer bisa juga dilakukan dengan bergabung dan berperan dalam project open source. Dengan begitu, pengalaman menggunakan bahasa pemrograman dan coding menjadi bertambah dan lebih dipercaya oleh perusahaan. Saat ini, belajar tidak selamanya harus tatap muka, tapi sudah bisa dilakukan secara online. Bahkan, guru dan siswa dapat melakukan kegiatan belajar mengajar melalui website. Penulis Muhammad Ibnu Sa’ad membuat sebuah buku dengan judul Otodidak Web Programming Membuat Website Edutainment. Buku dengan bahasa yang sederhana ini sangat pas untuk seseorang yang ingin membuat dan mengembangkan sistem pembelajaran berbasis web. Pekerjaan Programmer Seorang programmer kerjanya ngapain? Bagi Sebagian orang mungkin saja belum mengetahui tugas atau pekerjaan programmer. Jangan khawatir, di bawah ini akan dijelaskan beberapa pekerjaan programmer. 1. Merancang Sistem Operasi, Perangkat Lunak, atau Aplikasi Seorang atau tim programmer memiliki tugas atau pekerjaan untuk merancang sistem operasi yang mudah digunakan oleh para penggunanya. Pada umumnya, programmer akan membuat model sistem operasi dalam beberapa bentuk, seperti ERD, flowchart, dan UML. 2. Melakukan Debugging Tugas yang biasa dilakukan oleh programmer selanjutnya adalah melakukan debugging. Pada tugas ini, programmer akan melakukan pengecekan secara berkala, apakah ada bahasa pemrograman yang salah atau tidak. Tugas ini bisa juga diartikan sebagai mencari suatu bug pada suatu perangkat lunak atau aplikasi yang sudah dibuat. 3. Melakukan Analisis Kebutuhan Program Programmer juga memiliki tugas untuk melakukan analisis kebutuhan suatu program. Sederhananya, programmer harus mengetahui hal-hal apa saja yang dibutuhkan dalam membuat suatu program atau perangkat lunak, sehingga bisa menghasilkan program yang baik dan sesuai dengan kebutuhan. 4. Mengetes dan Menguji Program Bukan hanya melakukan analisis program saja, tetapi programmer memiliki pekerjaan berupa melakukan pengetesan dan pengujian terhadap program yang telah dibuat atau yang telah berjalan. Dengan pekerjaan ini, maka programmer akan mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki agar menghasilkan perangkat lunak atau aplikasi yang mudah digunakan. 5. Membuat Kode Pemrograman Seorang programmer pastinya harus memahami bahasa pemrograman agar ketika membuat kode pemrograman tidak terjadi masalah. Membuat kode pemrograman ini lebih kita kenal dengan istilah “coding.” Untuk melakukan coding, maka programmer harus mampu dalam berpikir secara terstruktur dan logis agar tidak terjadi kesalahan dalam membuat kode. Demikian, pembahasan tentang programmer, setelah mengetahui membaca artikel ini sampai selesai, apakah Grameds tertarik untuk menjadi programmer? Rekomendasi Buku & Artikel Terkait ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien KISI-KISI SOAL UTS SIM SEMESTER 3 MANAJEMEN INFORMATIKA BSI Yang tidak masuk dalam siklus hudup sistem adalah Perancanaan Perancangan Pengembangan Analisa Spesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding adalah Operator Sistem analis Programmer User Contoh dari sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang dapat di prediksi dengan pasti adalah Bencana alam Ramalan Cuaca Komputer Sistem rotasi bumi Daerah yang membatsi antara suatu sistem dengan sistem lain atau dengan lingkungan luarnya disebut Sub sistem Boundary Interface Gaol Suatu sistem prilaku orang-orang yang saling berinteraksi dalam melaksanakan pekerjaan atau tugas di sebut Organisasi Sistem Sistem informasi Manajemen Pengetahun dasar manajer adalah Bahasa Asing Informasi Marketing Komputer Data yang diperoleh dari surat kabar termasuk kedalam data Data ekternal Data primer Data sekunder Data pribadi Tingkatan menajer yang berada pada tingkatan pengendalian manajemen adalah Wakil direktur Kepala devisi Mandor Direktur Yang tidak termasuk dalam bentuk organisasi adalah Staff Lini Lini & Staff Semua benar Yang bertugas menguji akurasi cacatan keuangan perusahaan adalah Komite audit Audit keuangan Manager Chef Financial Officer Komponen sistem informasi yang mencakup penggunaan alat-alat komputer untuk mendukung sistem informasi adalah Sotfware Hardware Personil Prosedur Pegawai perusahaan yang sepenuh waktu bertanggung jawab mengembangkan dan memilihara berbasis komputer Akuntan Spesialis informasi Auditor Manager Penggunaan komputer berikut ini bukan dari sistem produksi Fisik adalah Robotik CAT CAD CAE Auditor yang bekrja untuk kantor publik disebut Auditor internal Auditor ekternal Manager CEO Auditor Aspek keamanan dari sebuah sistem , termasuk dari tool blok Control Input Model Teknologi Sistem yang berisi gagasan atau konsep termasuk klasifikasi sistem ,yaitu Sistem abstrak Sistem fisik Sistem alamiah Sistem probalistik Data yang di kumpulkan oleh pihak perusahaan di sebut data Data primer Data intern Data sekunder Data pribadi Seperangkat unsur yang terdiri dari manusia , alat, prosedur dan konsep yang dihimpun untuk maksud dan tujun bersama, adalah definisi sistem menurut Gordon Henry Fayol Jogianto Minzberg PROGRAMMER DIBUTUHKAN DI SEMUA LINI BAIK INSTITUSI PEMERINTAHAN, PERUSAHAAN SWASTA, START UP, DAN LAINNYA Seorang programmer biasanya memiliki spesialisasi yang ditekuni dalam pengembangan kariernya, misalnya web programming atau dekstop programming. Untuk jenjang kariernya secara umum dikategorikan menjadi tiga, yaitu Junior Programmer, Programmer dan Senior Programmer. Berikut ini beberapa profesi programmer yang lebih spesifik sesuai dengan lingkup kerja dan fungsinya PROGRAMMER SISTEM Bertugas membuat sistem operasi dan firmware, compiler, assemblers, assemblers, I/O routines, interpreters, scheduler, loaders, linkers, dan lainnya. Berikut beberapa pembagiannya Programmer Kernel Membuat aplikasi atau program untuk mengatur permintaan input atau output dari perangkat lunak, dan menerjemahkannya ke dalam instruksi- instruksi pada CPU ataupun komponen elektronik lainnya dalam sebuah komputer Programmer Driver Membuat antarmuka perangkat lunak untuk perangkat keras, yang memungkinkan sistem operasi dan program komputer lain mengakses fungsi-fungsi hardware tanpa perlu tahu rincian tepat dari perangkat keras yang digunakan Programmer Compiler Seseorang yang membuat program khusus untuk memproses intruksi tertentu dan mengubahnya menjadi bahasa mesin denga menggunakan Bahasa pemrograman Pascal atau C Di dalam dunia IT, ada banyak sekali profesi dengan tugas yang berbeda-beda. Namun ada dua profesi yang kerap membuat orang keliru, yakni programmer dan developer. Orang-orang yang awam mungkin akan mengira bahwa tugas keduanya sama, yakni sama-sama membuat produk bisa berupa program, software atau situs. Padahal sebenarnya ada hal-hal mendasar yang membedakan keduanya. Lantas, apa sebenarnya perbedaan programmer dan developer? Perbedaan Programmer dan Developer dari Segi Cakupan Tugas © EyeEm Dari segi lingkup pekerjaan, developer memiliki cakupan tugas yang lebih luas. Mereka biasanya memiliki pemahaman yang lebih banyak terhadap keseluruhan proyek yang sedang dibuat. Sementara itu, programmer memiliki tugas yang lebih spesifik dari pengerjaan sebuah proyek yakni melakukan coding. Tugas programmer yang lain mencakup menulis kode coding, menguji serta memperbaiki bugs. Programmer bertugas mengonversi desain atau konsep menjadi instruksi yang bisa diikuti oleh komputer. Instruksi ini biasanya dijalankan dengan menggunakan salah satu bahasa pemrograman. Programmer biasanya memahami beberapa bahasa pemrograman termasuk JavaScript, C, PHP, Oracle, SQL Server, Java dan lain sebagainya. Ada beberapa jenis programmer komputer antara lain Application programmers bertugas menulis program untuk tugas khusus misalnya program untuk melacak inventaris di sebuah pabrik System programmers bertugas menulis program untuk me-maintain melakukan pemeliharaan perangkat lunak dalam sistem computer, misalnya sistem operasi dan database management systems AI/Machine Learning Engineers Programmers game Pengembang Developer Juga Termasuk Programmer © Developer atau sering juga disebut sebagai software engineer sebenarnya juga termasuk ke dalam kategori programmer. Tugas developer juga termasuk menulis kode coding, tetapi di saat bersamaan mereka memiliki kontribusi ke berbagai aspek lain dalam proses pengembangan produk/proyek yang sedang dikerjakan. Selain coding, developers juga bertugas untuk Mendesain perangkat lunak Melakukan pengembangan/development Melakukan riset Menulis dokumentasi terkait proyek Melakukan maintenance Core implementation Analisis Pada dasarnya, sebelum seseorang menjadi developer, mereka adalah programmer. Perbedaan programmer dan developer yang paling mendasar adalah lingkup tugas dalam proyek yang dikerjakan. Mana yang Lebih Menjanjikan, Profesi Programmer atau Developer? © Baik programmer maupun developer memiliki tugas yang berhubungan dengan coding. Namun ketika sampai ke ranah profesi, tugas keduanya berbeda. Seorang programmer yang hebat belum tentu bisa menjadi seorang developer. Ini karena ada banyak aspek lain yang harus ditangani oleh developer dan itu memerlukan keahlian yang lebih tinggi. Jika ingin disederhanakan, developer bisa dianggap sebagai seorang project manager yang bisa melakukan coding. Sedangkan programmer adalah teknisinya. Jika membandingkan antara programmer dan developer, developer harus dapat membuat kode seperti layaknya seorang programmer. Namun, tugas utama mereka tetaplah menemukan cara untuk menyelesaikan masalah dalam pengerjaan proyek. Untuk melakukan hal itu, mereka harus mencari tahu apa masalahnya dan menemukan kerangka teknis untuk menyelesaikannya. Dengan peluang yang ada, saat ini mobile developer memiliki permintaan yang tinggi di pasaran. Ini karena kebutuhan akan aplikasi untuk smartphone, tablet, dan gadget lainnya juga semakin tinggi. Seorang mobile developer biasanya memiliki spesialisasi dalam platform Android dengan bahasa pemrograman Java atau Kotlin atau iOS menggunakan Objective-C atau Swift. Banyak programmer saat ini beralih ke pengembangan aplikasi mobile karena gaji yang ditawarkan lebih tinggi. Nah, di sisi lain, beberapa developer memulai kariernya sebagai seorang programmer. Jika kamu memiliki kemampuan atau kualifikasi seorang programmer, kamu bisa menjadi seorang developer untuk mengambil tanggung jawab atau pekerjaan yang lebih besar. Itulah beberapa perbedaan programmer dan developer secara umum. Dengan memahami keduanya, kamu bisa memilih profesi mana yang paling cocok untukmu. Kalau masih ingin memperdalam pengetahuanmu terkait programming, Glints siap membantu. Langsung daftar di sini saja dan temukan berbagai informasi dan peluang kerja yang kamu butuhkan.

spesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding adalah